PERMASALAHAN YANG BERKAITAN DENGAN FPB
Dalam kehidupan sehari-hari, KPK
berkaitan dengan rutinitas, misalnya pada kasus waktu menyalanya lampu rambu
lalu lintas.
Sedangkan
FPB berkaitan dengan pembagian dan penyederhanaan, misalnya bagaimana membagi
sejumlah buah dan kue ke dalam kantong-kantong plastik dengan jumlah sama
banyak.
Berikut contoh ilustrasi penerapan FPB dan KPK yang bisa diterapkan dalam suatu permasalahan.
1)
Pak Andi memetik 20 jeruk dan 50 apel dari kebnnya.
Kemudian, ia membagi dalam kantong-kantong plastik dengan jumlah bagian yang
sama.
Berapa
kantong plastik yang diperlukan Pak Andi?
Berapa jeruk
dan apel yang dimasukkan dalam setiap kantung?
Jawab
Persoalan ini
berkaitan dengan konsep FPB. Mari kita cari faktor dari kedua bilangan.
50
|
|
1
2
5
|
50
25
10
|
20
|
|
1
2
4
|
20
10
5
|
Faktor dari
20 = 1, 2,4, 5, 10, 20. Faktor dari 50 = 1, 2,
5, 10, 25, 50.
FPB dari 20
dan 50 adalah 10.
Jadi, kantung
plastic yangdibutuhkan Pak Andi adalah 10 buah.
Setiap
kantung plastic berisi:
20 : 10 = 2
buah jeruk
50 : 10 = 5
buah apel
Jadi, setiap
kantung plastic berisi 2 jeruk dan 5 apel.
2)
Dona mendapat uang saku dari orang tuanya tiap 3 hari
sekali. Tiap 7 hari sekali ia juga mendapat uang saku dari kakaknya. Jika hari
ini Dona mendapat uang saku dari orang tua dan kakaknya, berapa hari lagi Dona
mendapat uang saku secara bersamaan?
Jawab
Persoalan ini berkaitan dengan konsep KPK. Mari kita mencari kelipatan
dari kedua bilangan.
Kelipatan dari 3 adalah 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21,
…
Kelipatan dari 7 adalah 7, 14, 21, …
KPK dari 3 dan 7 adalah 21.
Jadi, 21 hari lagi Dona akan mendapat uang saku dari orang tua dan
kakaknya secara bersamaan.
3)
Kakek mengunjungi kami setiap 18 hari sekali. Paman
mengunjungi kami setiap 60 hari sekali. Setiap berapa hari sekali kakek dan
paman datang mengunjungi kami secara
bersama-sama?
Jawab
Persoalan di atas berkaitan dengan konsep KPK. Mari kita mencari
kelipatan kedua bilangan.
Kelipatan dari 18 adalah 18, 36, 54, 72, 90, 108, 126, 144, 162, 180, …
Kelipatan dari 80 adalah 80, 160, 180,
…
KPK dari 18 dan 80 adalah 180.
Jadi, kakek dan paman mengunjungi kami secara bersamaan setiap 180 hari
sekali.
---------------------------------------------------------------------------------------------
Masih ingat mencari FPB dan KPK? Persoalan di atas bisa kita pecahkan
dengan menggunakan faktorisasi. Perhatikan langkah memecahkannya berikut ini.
1)
Buat diagram pohonnya
Faktorisasi prima dari 20 = 2 x 2 x 5 = 22 x 5
Faktorisasi prima dari 50 = 2 x 5 x 5 = 2 x 52
Berdasarkan aturan FPB adalah kalikan faktornya yang
sama, ambil pangkat yang terkecil, yaitu 2 x
5 =10
FPB dari 20 dan 50 adalah 10
Jadi, dalam setiap kantung berisi:
20 : 10 = 2 jeruk
50 : 10 = 5 apel
2)
Untuk persoalan kedua, karena 3 dan 7 sudah merupakan
bilangan prima, sehingga kita tidak lagi membuat pohon faktornya.
Faktor dari 3 = 1 x 3
Faktor dari 7 = 1 x 7
Berdasarkan aturan KPK, kalikan semua faktornya, jika ada faktor yang
sama ambil pangkat yang terbesar.
KPK = 1 x 3 x 7 = 21.
Jadi, Dona akan mendapatkan uang saku dari orang tua dan kakaknya secara
bersama-sama 21 hari lagi.
3)
Pada persoalan ketiga, mari kita buat pohon faktornya
Faktorisasi prima dari 18 = 2 x 3 x 3 = 2 x 32
Faktorisasi prima dari 60 = 2 x 2 x 3 x 5 = 22
x 3 x 5
Berdasarkan aturan KPK kalikan semua faktornya, jika ada faktor yang
sama, ambil pangkat yang terbesar.
KPK = 22 x 32 x 5
= 4 x 9 x 5 = 180.
Jadi, kakek akan datang mengunjungi kami secara bersama-sama dengan paman
180 hari lagi
Demikian pembahasan permasalahan berkaitan dengan FPB dan KPK.
Selamat
Belajar…!!!
Subhanallah..
BalasHapusseru, belajar FPB dihubungkan dengan masalah dalam kehidupan keseharian. Memahami konsep belajar melalui masalah keseharian.